Suasana penandatanganan kerjasama BNI Syariah dengan PT Medco Power Indonesia di Jakarta (25/9).

BNI Syariah Salurkan Pembiayaan ke PT Medco Power Indonesia 

BNI Syariah melakukan penandatangan akad pembiayaan musyarakah modal kerja dengan PT Medco Power Indonesia dengan total Rp400 miliar di Kantor Pusat BNI Syariah, Jakarta, Jumat (25/9).

Pembiayaan modal kerja ini bertujuan untuk corporate financing yang digunakan untuk tambahan modal kerja; dan biaya operasional PT Medco Power Indonesia.

Penandatangan akad pembiayaan ini dilakukan oleh Direktur keuangan PT Medco Power Indonesia – Susilawati Nasution dan Pemimpin Divisi Komersial BNI Syariah – Daryanto Tri Sumardono.

Dalam sambutannya, SEVP Bisnis SME & Komersial BNI Syariah – Babas Bastaman merasa terhormat dan bangga dapat bekerja sama dengan Medco Power Indonesia yang selama ini dikenal sebagai perusahaan yang unggul di sektor industri listrik terbarukan, seperti pembangkit listrik panas bumi, mini hidro dan tenaga surya.

“Penandatanganan Akad Plafond Pembiayaan ini  merupakan wujud dukungan BNI Syariah terhadap program pemerintah Indonesia dalam penggunaan Energi Terbarukan (renewable energy),” kata Babas Bastaman.  Dukungan BNI Syariah terhadap penggunaan Energi Terbarukan (renewable energy) ini sesuai amanat Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 tanggal 18 Juli 2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan.

Direktur keuangan PT Medco Power Indonesia – Susilawati Nasution mengatakan, saat ini perusahaan sedang membangun proyek energi terbarukan  cukup besar diantaranya PLTP Ijen berkapasitas 110 MW yang akan beroperasi penuh (Commercial Operation Date) pada 2023.

“Selain itu perusahaan juga mempunyai pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di Riau berkapasitas 275 MW,” kata Susilawati.

Menurut Babas Bastaman, pada tahun 2020 ini, BNI Syariah mengusung tema strategis “Embracing New Opportunities”, dimana bank siap meraih peluang-peluang baru dan menjadi partner yang lebih baik bagi seluruh stakeholder salah satunya di bidang energi terbarukan.

Hal ini juga sesuai dengan value proposition BNI Syariah yaitu Hasanah Banking Partner, dimana BNI Syariah berkomitmen untuk memajukan ekonomi melalui dukungan kepada PT. Medco Power Indonesia dalam pengembangan Energi Terbarukan di Indonesia.

Meskipun terjadi pandemi COVID-19,  sampai bulan Juni 2020 portofolio pembiayaan produktif BNI Syariah mencapai Rp 13,6 triliun. Mayoritas pembiayaan komersial BNI Syariah ini disalurkan ke beberapa sektor industri antara lain konstruksi; listrik, gas air; industri pengolahan; perdagangan, hotel dan restoran; dan jasa dunia usaha.

 

More Stories
Bank Aceh Syariah Peduli Korban Musibah Badai di Aceh Besar