Pemimpin Divisi Dana Ritel BNI Syariah - Bambang Sutrisno (ketiga dari kanan) berpose usai pembukaan Pelatihan Manajamen Masjid BNI Syariah di Mataram, NTB (23/3).

BNI Syariah Lakukan Pelatihan Manajemen Masjid di Mataram

BNI Syariah ingin mengoptimalisasi peran masjid dan membantu masjid dalam hal pengelolaan manajemen dan keuangan.

Berkaitan dengan itu, BNI Syariah melakukan Pelatihan Manajamen Masjid di Golden Palace Hotel, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTBI, akhir pekan lalu (23/3).

Pelatihan ini  dihadiri 240 orang dari 120 masjid. Acara ini dibuka oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) – Ahmad Masyuri dan Pemimpin Divisi Dana Ritel BNI Syariah – Bambang Sutrisno.

Bambang Sutrisno berharap program ini bisa mendorong masjid menjadi lebih professional. “Dalam hal pengelolaan keuangan, aset, fund rising, pelayanan dan pemberdayaan umat,” kata Bambang.

Bambang lalu menjelaskan, pada 2019, BNI Syariah menargetkan akan melakukan pelatihan manajemen masjid di 20 kota. Dengan target ini, jumlah masjid yang akan dikelola manajemen dan keuangannya diperkirakan akan menjadi 2000 masjid dengan 4000 orang peserta.

“Target Pelatihan Manajemen Masjid 2019 ini lebih tinggi dibanding 2018 yaitu 10 kota dengan total 1256 masjid,” jelas Bambang.

Dua puluh kota ini diantaranya adalah Mataram, Lhokseumawe, Pekalongan, Kudus, Palembang, Jambi, Tanjung Karang, Batam, Pekanbaru, Purwokerto, Tasikmalaya, Cirebon, Malang, Jember, Bali, Pontianak, Balikpapan, Banjarmasin, Kendari dan Bogor.

Selain pelatihan, menurut Bambang, BNI Syariah juga akan membuat program masjid binaan yang akan fokus ke pemberdayaan ekonomi dan sosial di sekitar masjid.

Dengan program pelatihan, lanjut Bambang,  BNI Syariah juga mendorong masjid untuk membuka rekening operasional di bank syariah. Ini dilakukan dengan kemudahan persyaratan dokumen dan hadiah yang diberikan ke pengelola masjid.

Program tambahan hadiah ini berupa tabungan untuk 50 masjid pertama yang membuka rekening masjid selama acara program pelatihan ini berlangsung.  Diharapkan dari sisi bisnis, program ini bisa meningkatkan jumlah rekening dan dana murah dari tabungan.

Sebagai gambaran, pada pelaksanaan program pelatihan masjid di 2018, BNI Syariah berhasil meningkatkan pertumbuhan jumlah dan volume rekening masjid di seluruh wilayah lokasi pelaksanaan program. Hal ini menjadi salah satu penopang portofolio DPK BNI Syariah secara keseluruhan di tahun 2018 mencapai Rp 35,50 triliun, tumbuh sebesar 20,82% dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari 3 juta.

 

 

More Stories
Danamon Syariah Unggulkan Pembiayaan Pemilikan Rumah Syariah iB MMQ