SEVP Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah - Iwan Abdi (kiri) bersama Ketua Umum Pengurus Pusat IKAHI - Suhadi (kedua dari kanan) berfoto bersama usai penandatangan kerjasama BNI Syariah dengan Ikahi di Jakarta (4/2).

BNI Syariah Fasilitasi Layanan Virtual Account IKAHI

Memperluas ekspansi bisnis pada tahun 2019, BNI Syariah memfasilitasi Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) dalam hal virtual account.

Perjanjian Kerjasama BNI Syariah dan IKAHI tersebut dilaksanakan  di gedung Mahkamah Agung RI, Jakarta (4/2/19).

Perjanjian Kerjasama kedua lembaga ditandatangani oleh SEVP Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah –  Iwan Abdi bersama Ketua Umum Pengurus Pusat IKAHI – Suhadi dan Sekretaris Umum Pengurus Pusat IKAHI – Kadar Slamet.

Dengan adanya kerjasama ini, maka aktivitas keuangan Ikatan Hakim Indonesia yang memiliki lebih dari 7.000 hakim anggota di seluruh Indonesia dapat terpantau dengan baik menggunakan kode yang tertera dalam setiap transaksi transfer melalui rekening BNI Syariah.

Selain itu virtual account juga dapat meningkatkan transparansi keuangan secara prudent dan aman pada setiap transaksinya. Kerjasama ini melanjutkan sinergi BNI Syariah dengan Mahkamah Agung yang telah berjalan diantaranya payroll gaji, fasilitas e-collection untuk biaya perkara kasasi, kerjasama co-branding BNI IB Hasanah Card, dan pembayaran biaya perkara untuk 30 pengadilan tingkat pertama di tiga lingkungan peradilan.

SEVP Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah – Iwan Abdi menyambut positif kerjasama BNI Syariah  dengan IKAHI tersebut.

“Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah bersinergi dengan berbagai pihak dalam memenuhi kebutuhan transaksi perbankan yang Hasanah dan sesuai dengan prinsip syariah, termasuk layanan virtual account. Kami berharap layanan ini dapat  memudahkan kontrol pengelolaan keuangan seluruh anggota IKAHI, misalnya dalam hal transfer iuran, pihak keuangan akan mudah merecord berdasarkan kode virtual account tersebut,” ungkap Iwan Abdi.

Dijelaskan lebih jauh oleh Iwan, dengan layanan ini maka dari sisi anggota IKAHI, transfer dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun melalui e – banking (sms banking, mobile banking, internet banking dan ATM) yang terintegrasi dengan teknologi BNI Induk, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada penegak hukum dengan sistem pembayaran yang transparan dan akuntabel.

Menurut Iwan, penandatanganan PKS dengan IKAHI merupakan salah satu langkah strategis BNI Syariah dalam rangka meningkatkan porsi dana murah dimana target DPK tahun ini tumbuh sebesar kurang lebih 16% dari tahun sebelumnya. Saat ini tercatat lebih dari 600 institusi telah menggunakan fasilitas virtual account BNI Syariah yang juga terintegrasi dengan teknologi BNI Induk.

Sementara itu, sambutan positif juga datang dari Ketua Umum PP IKAHI – Suhadi.

“Dengan adanya virtual account ini maka pengelolaan keuangan di Ikatan Hakim Indonesia perlahan mulai digital dengan mengutamakan transparansi dan akuntabel sehingga hal ini sejalan dengan upaya kami sebagai penegak hukum di Indonesia untuk senantiasa mengedepankan keterbukaan informasi bagi masyarakat. Semoga kerjasama ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” demikian ujar Suhadi.

 

More Stories
BNI Syariah Siapkan Mobile Banking Pelunasan BPIH