Pembicara webinar BNI Syariah “Financial Planning ala Mahasiswa" di Jakarta.

BNI Syariah Bersama UNPAD Gelar Edukasi Pengelolaan Keuangan Syariah

BNI Syariah pada Senin (20/1) di Jakarta menggelar acara talkshow dalam format webinar bertajuk “Financial Planning ala Mahasiswa” sebagai upaya memberikan solusi pembayaran biaya kuliah bagi mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD).

Dengan acara ini, BNI Syariah ingin mengedukasi dan membekali mahasiswa terkait pengelolaan keuangan dan juga cara berinvestasi.

Dalam webinar yang diikuti 1000 peserta, hadir  Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi;  Direktur Keuangan Universitas Padjadjaran, Edi Jaenudin; Lead Financial Trainer QM Financial, Ligwina Hananto; dan Head of Financing Card Business BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari.

Lead Financial Trainer QM Financial – Ligwina Hananto mengatakan, masa mahasiswa sebaiknya dimanfaatkan untuk belajar, bisnis dan entrepreneurship. Sebelum melakukan investasi dan bisnis, Ligwina menyarankan mahasiswa memastikan bahwa kondisi keuangan dalam kondisi sehat.

“Mahasiswa sebaiknya mengalokasikan sebanyak 4 kali pengeluaran bulanan untuk keperluan dana darurat.” kata Ligwina.

Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah – Iwan Abdi berharap, acara ini bisa menjadi media informasi dalam rangka membangun awareness mahasiswa khususnya dalam pengelolaan keuangan secara Syariah.

“BNI Syariah senantiasa menjunjung tinggi Hasanah Way, dimana BNI Syariah berupaya untuk terus memberikan manfaat dan kebaikan bagi seluruh nasabah baik di dunia maupun di akhirat,” kata Iwan Abdi.

Menurut Iwan Abdi, kerjasama BNI Syariah dengan UNPAD diharapkan menjadi solusi dan alternatif pembayaran yang hasanah bagi segenap civitas akademika dalam bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah melalui produk BNI iB Hasanah Card.

Direktur Keuangan Universitas Padjadjaran – Edi Jaenudin mengatakan, selama ini BNI Syariah merupakan partner kampus dalam hal pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Masa pandemi COVID-19 ini, pembayaran uang kuliah bisa dilakukan dimanapun kapanpun dengan channel pembayaran ATM atau mobile banking,” kata Edi.

Sementara itu Head of Financing Card Business BNI Syariah – Rima Dwi Permatasari mengatakan kartu pembiayaan BNI iB Hasanah Card bisa digunakan sebagai salah satu solusi dana darurat mahasiswa dan pembayaran tagihan yang sifatnya rutin.

“BNI iB Hasanah Card hadir sebagai solusi dan pilihan umat untuk transaksi pembayaran sesuai syariah,” kata Rima.

Menurut Rima, orang tua atau wali mahasiswa dapat menggunakan BNI iB Hasanah Card untuk membayar biaya pendidikan dengan program cicilan 0% tenor 3 bulan. Selain itu ada juga cashback Rp500 ribu bagi 5 pendaftar program pertama yang telah memiliki BNI iB Hasanah Card.

Dijelaskan Rima, produk BNI iB Hasanah Card merupakan kartu pembiayaan yang berfungsi sebagai kartu kredit berdasarkan prinsip syariah, yaitu dengan akad ijarah, kafalah dan qardh. BNI iB Hasanah Card memiliki beberapa keunggulan diantaranya adalah kartu ini tidak dapat digunakan untuk transaksi di merchant non halal, tidak ada denda keterlambatan; tidak ada biaya overlimit; dan pengenaan biaya yang sudah jelas di depan, yaitu monthly fee sehingga biaya yang dikenakan ke nasabah sudah dapat diketahui di depan.

Rima memaparkan, sampai Desember 2020, jumlah pengguna BNI iB Hasanah Card secara nasional  sebanyak 351.231 dengan sales volume sebesar Rp977 miliar.

Dalam menjalankan bisnis, BNI Syariah didukung oleh kuatnya sinergi dengan BNI Group untuk memberikan kemudahan transaksi  dan memfasilitasi pembayaran zakat, infaq, sedekah, dan wakaf bagi seluruh masyarakat melalui channel ATM dan teller di lebih dari 375 outlet BNI Syariah dan 1.747 Outlet BNI yang melayani pembukaan rekening syariah di seluruh Indonesia, serta layanan e-banking melalui  BNI SMS Banking, BNI Mobile Banking, dan BNI Internet Banking.

 

More Stories
Bank Danamon Mudahkan Investasi Emas Melalui Aplikasi Lakuemas