Foto BNI Bersama BNI Syariah Berkontribusi di Halal Park Bandara Soetta
Direktur Utama BNI Syariah - Abdullah Firman Wibowo (paling kiri) dan SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah - Iwan Abdi (keempat dari kiri) berfoto bersama di booth BNI Syariah di Halal Park area kedatangan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang (23/5).

BNI Syariah Berkontribusi di Halal Park BUMN Bandara Soetta   

BNI Syariah kembali menunjukkan komitmennya untuk turut berkontribusi mendorong berkembangnya halal ekosistem di tanah air.

Setelah sebelumnya ikut berpartisipasi di Halal Park Gelora Bung Karno (GBK), pada Kamis (23/5), BNI Syariah bersama perusahaan induknya Bank BNI kembali hadir dalam Halal Park yang diselenggarakan oleh Rumah Kreatif BUMN di area kedatangan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

Halal Park merupakan kawasan komunitas halal yang diusung pemerintah untuk meningkatkan kreatifitas dalam meningkatkan ekonomi halal.

Acara ini dihadiri Direktur Utama BNI Syariah – Abdullah Firman Wibowo; SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah – Iwan Abdi; dan Direktur Utama Angkasa Pura II – Muhammad Awaluddin.

Direktur Utama BNI Syariah – Abdullah Firman Wibowo mengatakan, dalam Halal Park Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta ini tidak berbeda konsep dengan sebelumnya yaitu di GBK Senayan.

“Hal ini karena dalam Halal Park kali ini masih menampilkan UMKM halal, baik Halal Fashion, Halal Food and Beverage, dan Halal Craft,” kata Firman sebagaimana siaran pers BNI Syariah yang diterima MySharing (24/5)..

Selain itu, Halal Park di Terminal 3 Soekarno Hatta menggunakan alat pembayaran LinkAja sebagai kasir transaksi bersama. Saat ini LinkAja yang dikembangkan oleh PT. Fintek Karya Nusantara (Finarya) telah beroperasi dan telah digunakan lebih dari 25 juta pengguna dan 131 ribu merchant partner.

Dalam acara ini, BNI berkontribusi menampilkan produk Craft (kerajinan tangan) yang merupakan binaan dari BNI yaitu Rumah Kreatif BUMN (RKB).

Sedangkan BNI Syariah memberikan kontribusi berupa Halal Food yang bekerjasama dengan rekanan BNI Syariah yaitu Sangoon Bakar dan rekanan yang telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI, serta UMKM kerajinan tangan yang juga rekanan BNI Syariah, yaitu UMKM sepatu dan kerajinan kulit.

Khusus Halal Park di Terminal 3, BNI Syariah mendapatkan special space, yaitu 1 unit booth yang akan difungsikan sebagai tempat konsultasi bagaimana mendapatkan sertifikasi MUI. Tempat ini juga bisa digunakan untuk mendapatkan layanan syariah secara langsung karena ada petugas BNI Syariah yang siap untuk melayani masyarakat.

Selain berpartisipasi dalam Halal Park, untuk mendorong pertumbuhan ekosistem halal, BNI Syariah telah melakukan kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sejak tahun 2018 dalam penyelenggaraan Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia (Deureuham), yaitu kompetisi untuk mendorong pelaku usaha ekonomi kreatif berbasis syariah.

Industri halal menurut riset Global Islamic Finance Report 2017 mempunyai potensi besar untuk berkembang. Apalagi di Indonesia yang merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Industri halal fashion dan food, menurut riset di atas, secara global mempunyai potensi bisnis masing-masing mencapai US$ 20 miliar dan US$ 170 miliar.

 

More Stories
CIMB Niaga Syariah Catat Pertumbuhan Pembiayaan 31,6% Semester I 2019