BCA Syariah Fasilitasi Pembiayaan Syariah untuk PLN

PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) bergabung dalam penyaluran pembiayaan sindikasi syariah dengan nilai total Rp4 triliun untuk PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN).

Penandatangan dilakukan bersama-sama oleh peserta pembiayaan sindikasi di Plaza Mandiri, Gatot Subroto, Jakarta, baru-baru ini. Hal tersebut terungkap dalam siaran pers BCA Syariah, kemarin (28/8) di Jakarta.

Presiden Direktur BCA Syariah – John Kosasih sangat menyambut positif partisipasi BCA Syariah dalam pembiayaan sindikasi syariah ini.

“Partisipasi BCA Syariah merupakan bentuk dukungan kami untuk mensukseskan program pembangunan pemerintah. Ketersediaan listrik yang memadai dapat meningkatkan produktivitas industri dan masyarakat yang tentunya memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia,” jelas John Kosasih.

Menurut John, dalam pembiayaan sindikasi syariah ini, BCA Syariah memberikan fasilitas pembiayaan dengan akad musyarakah sebesar Rp100 Miliar. Pembiayaan sindikasi syariah ini merupakan bagian dari pembiayaan sindikasi senilai Rp.14 Triliun dengan partisipasi dari 13 lembaga keuangan konvensional dan syariah.

Fasilitas tersebut bertujuan untuk pembiayaan investasi PLN, sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2018, termasuk didalamnya merealisasikan pembangunan pembangkit 35.000 MW, yang bertujuan untuk menyediakan tenaga listrik yang andal dan terjangkau bagi pelaku industri dan warga negara Indonesia.

Sebelumnya, pada 31 Juli 2018 lalu, BCA Syariah turut berpartisipasi dalam penyaluran pembiayaan sindikasi untuk proyek pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated (Jalan layang Cikampek) dengan jumlah yang sama, Rp100 miliar.

John menambahkan, pembiayaan infrastruktur telah menjadi salah satu target penyaluran pembiayaan BCA Syariah di 2018, diantaranya di bidang pembangunan jalan raya/tol, pembangkit tenaga listrik dan lainnya.

“Tahun ini, BCA Syariah memproyeksikan pembiayaan infrastruktur sekitar Rp250 sampai dengan 500 miliar, dengan mempertimbangkan tingkat permintaan di pasar dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” tandas John Kosasih lagi.

Penyaluran pembiayaan BCA Syariah pada semester 1-2018 meningkat sebesar 21,3% (yoy) menjadi Rp4,7 triliun. Penyaluran pembiayaan masih fokus pada sektor produktif khusunya segmen komersial diikuti oleh UMKM dan konsumer. Rasio pembiayaan bermasalah tetap berada pada level yang rendah dengan NPF Gross 0,73% dan NPF Nett 0,31%.

 

More Stories
Mandiri Syariah Gelar Pelatihan Manajemen Mesjid, Dukung Qonun Syariah