Suasana pemberian penghargaan para tokoh pendiri Bank Muamalat di Muamalat Tower, Jakarta (5/2).

Bank Muamalat Apresiasi Enam Tokoh Pendiri

Eksistensi PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. saat ini tak lepas daripada peran para tokoh pendirinya. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka, Bank Muamalat melakukan penamaan ruangan di Kantor Pusat Bank Muamalat - Gedung Muamalat Tower, Rasuna Said, Jakarta, dengan nama tokoh tersebut pada Rabu (5/2).

Adapun tokoh-tokoh yang namanya diabadikan adalah Prof. DR. Ing. B.J. Habibie, Prof. DR. Sukamdani Sahid Gitosardjono, Prof. DR. Amin Aziz, Dr. Rachmat Saleh, Prof. Drs. Amir Rajab Batubara dan K.H. Hasan Basri.
 
Hadir dalam peresmian penamaan ruangan di Muamalat Tower segenap jajaran Direksi dan Komisaris Bank Muamalat, perwakilan keluarga para tokoh pendiri Bank Muamalat,  Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) – Jimly Asshiddiqie, Wakil Ketua Dewan Penasihat Pusat ICMI – Yusril Ihza Mahendra, serta para pegiat ekonomi syariah.
 
Direktur Utama Bank Muamalat – Achmad Kusna Permana saat memberikan sambutan dalam peresmian nama-nama ruangan di Muamalat Tower tersebut menyatakan, penamaan Ballroom dan ruangan-ruangan di Muamalat Tower adalah sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa tokoh-tokoh para pendiri Bank Muamalat tersebut.
 
“Keenam tokoh sangat berjasa atas pendirian Bank Muamalat, karena bisa mendirikan bank syariah di saat tak ada ekonomi syariah di tahun 1992.  Tanpa kontribusi mereka Bank Muamalat tidak akan berdiri. Pendirian Bank Muamalat bisa menstimulisasi sistem perekonomian dan keuangan syariah di Indonesia. Kami ingin mengambil semangat mereka dalam menciptakan sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada. Dengan harapan semangat para tokoh ini bisa menyebar ke seluruh jajaran staf Bank Muamalat,” papar Akhmad K Permana.
 
Sementara itu, Komisaris Utama Bank Muamalat – Ilham Habibie menyampaikan rasa terima kasihnya dari pihak keluarga besar BJ Habibie terhadap penghormatan dari Bank Muamalat ini.
 
Ilham mengatakan, dirinya hadir di acara ini, selain sebagai komisaris utama, juga sebagai perwakilan keluarga besar BJ Habibie dan perwakilan konsorsium Al Falah.
 
Menurut Ilham, Bank Muamalat adalah pelopor berdirinya industri ekonomi syariah di Indonesia. Ilham mengapresiasi, Bank Muamalat masih bisa bertahan di tengah persaingan ketat di industri keuangan di Indonesia. Karena itu, dirinya memahami pentingnya suntikan modal baru guna memperkuat Bank Muamalat, antara lain melalui konsorsium Al Falah.
 
“Perbaikan Bank Muamalat semoga bisa menjadi kontribusi yang positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” demikian harap Ilham Habibie.
 
Sedangkan Mantan Menaker – Fahmi Idris, yang mewakili keluarga besar K.H. Hasan Basri saat memberikan sambutan dalam kesempatan ini mengungkapkan, bahwa selain tokoh-tokoh pendiri Muamalat yang menerima penghargaan tersebut, ada satu nama tokoh lagi yang juga punya peran sangat besar guna bisa terbentuknya bank syariah pertama di Indonesia, yaitu Presiden R.I. saat itu, Soeharto.
“Dengan restu dari Pak Harto, maka Bank Muamalat bisa berdiri. Karena begitu Pak Harto merestui, semua langsung mengikuti,” begitu ungkap Fahmi Idris.
 

More Stories
Mandiri Syariah Siap Bersinergi Ciptakan Bank Syariah Modern dan Inovatif