Kegiatan Webinar Danamon bertema "Transformasi Digital dan Strategi Bisnis di Era New Normal" di Jakarta (23/10).

Bank Danamon Dorong Pertumbuhan Usaha di Masa Pandemi COVID-19

Bank Danamon menghadirkan kiat dan teknologi digital mendukung pelaku usaha bangkit di kondisi new normal bersama Gojek dan Yayasan Anak Bangsa.

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) pada Jumat (23/10) mengadakan kolaborasi dengan Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) dalam mendukung pelaku usaha Indonesia untuk beradaptasi dan terus berkarya di masa pandemi COVID-19 ini.

Melalui kegiatan Webinar, BankDanamon, turut menghadirkan narasumber ahli untuk berbagi wawasan dan kiat bagi pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital agar dapat bertahan di masa yang menantang ini.

Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilaksanakan pada bulan Juli 2020 lalu menunjukkan hanya sekitar 5,76 persen pelaku usaha baru mulai mengadopsi internet dan teknologi informasi untuk kegiatan pemasaran, padahal pemanfaatan teknologi digital yang tepat terutama pada masa pandemi dapat membantu pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.

“Bank Danamon bersama YABB sebagai bagian dari Gojek mendukung para pelaku usaha seperti merchant-merchant Gojek untuk memanfaatkan sarana teknologi digital serta pengetahuan mengenai kondisi ekonomi dan pasar terkini agar lebih tangguh menghadapi iklim usaha yang menantang saat ini, Pemanfaatan teknologi digital dapat membuka potensi pasar yang lebih luas sehingga dapat menciptakan peluang baru yang menguntungkan,” kata Andrew Suhandinata, Transaction Banking Head, Bank Danamon.

Webinar yang dihadiri oleh pelaku usaha termasuk merchant-merchant Gojek mengangkat topik “Transformasi Digital dan Strategi Bisnis di Era New Normal” dan menghadirkan narasumber Wisnu Wardana, Ekonom Bank Danamon, Jonathan Barki, Head of Corporate Strategy Gojek Group, dan Anthony Reza Prasetya, Co-Founder dan CEO GetCraft Indonesia.

Head of Corporate Strategy Gojek, Jonathan Barki membagikan tipsnya dalam menjalankan bisnis, “Strategi bisnis yang dikembangkan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat ditengah situasi ini agar bisnis kita tetap relevan. Di samping itu, kita juga harus cerdas dalam mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki agar operasional tetap efektif dan efisien. Memaksimalkan teknologi dan platform digital dengan baik serta mempelajariperilaku konsumen secara online merupakan kunci bagi pertumbuhan bisnis Gojek.”

Dalam kesempatan ini, sejalan dengan Visi Bank Danamon untuk ‘Peduli dan Membantu Jutaan Orang Mencapai Kesejahteraan’, Bank Danamon juga memberikan donasi sebesar Rp 62,5 juta kepada Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) suatu organisasi nonprofit yang didirikan oleh Gojek untuk membantu mitra pengemudi online yang terdampak oleh pandemi COVID-19.

Pada kegiatan ini, Bank Danamon juga memberikan doorprize untuk para peserta webinar dengan total nilai Rp 25 juta.

Sebelumnya, Bank Danamon telah melaksanakan serangkaian kontribusi sosial kepada masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi virus corona. Kegiatan itu termasuk pemberian 4.000 Alat Pelindung Diri (APD) kepada rumah sakit di sejumlah kota di Indonesia, donasi dalam bentuk premi asuransi jiwa dan jaminan kecelakan kerja yang dikelola oleh BP Jamsostek kepada 10.000 relawan dibawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta donasi tunai untuk kebutuhan pokok bagi pengemudi online.

Bersama MUFG sebagai pemegang saham pengendali Bank Danamon menyerahkan bantuan sebesar 100 juta yen (setara 14 miliar rupiah) kepada pelajar Indonesia di Jepang melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo untuk mengatasi kesulitan ekonomi di masa COVID-19.

 

More Stories
Bank Danamon Raih Penghargaan Asia Trailblazer Award Berkat Inovasi Digital