5 Saham Syariah Baru Masuk DES

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini di Jakarta menerbitkan lima Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan terkait dengan penetapan efek-efek syariah baru.

Lima keputusan tersebut adalah Keputusan Nomor: KEP-23/D.04/2020 tentang Penetapan Saham PT Cipta Selera Murni Tbk sebagai Efek Syariah, Keputusan Nomor: KEP-22/D.04/2020 tentang Penetapan Saham PT Karya Bersama Anugerah Tbk sebagai Efek Syariah, Keputusan Nomor: KEP-24/D.04/2020 tentang Penetapan Saham PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk sebagai Efek Syariah, Keputusan Nomor: KEP-26/D.04/2020 tentang Penetapan Saham PT Cahaya Bintang Medan Tbk sebagai Efek Syariah, dan Keputusan Nomor: KEP-25/D.04/2020 tentang Penetapan Saham PT Aesler Grup Internasional Tbk sebagai Efek Syariah.

Dengan dikeluarkannya Keputusan-Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tersebut, maka efek-efek  tersebut di atas masuk dalam Daftar Efek Syariah sebagaimana Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor: KEP-76/D.04/2019 tanggal 22 November 2019 tentang Daftar Efek Syariah.

Adapun PT Cipta Selera Murni Tbk adalah Perusahaan yang bergerak di bidang restoran dan perdagangan, dengan fokus untuk mengoperasikan restoran cepat saji Texas Chicken di Indonesia.

Sementara itu PT Karya Bersama Anugerah Tbk adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan real estat.

Sedangkan PT. Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk. merupakan salah satu anak perusahaan dari Agung Alam Anugrah (AAA) Group yang bergerak dalam bidang pembangunan pergudangan dan ruko.

Berikutnya, PT Cahaya Bintang Medan Tbk merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang industri mebel, dengan memproduksi perkakas kantor dan rumah tangga untuk skala perdagangan besar dan eceran.

Dan terakhir PT Aesler Grup Internasional Tbk adalah perusahaan di bidang aktitvitas arsitektur, penyelesaian konstruksi bangunan, aktivitas arsitektur dan keinsinyuran serta konsultasi teknis, dan aktivitas perancangan khusus.

Lima saham syariah baru di atas semakin memperkaya jumlah efek syariah yang ada di Daftar Efek Syariah (DES) Bursa Efek Indonesia (BEI).

Secara periodic, Otoritas Jasa Keuangan melakukan review atas Daftar Efek Syariah berdasarkan Laporan Keuangan Tengah Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan dari Emiten atau Perusahaan Publik. Review atas Daftar Efek Syariah juga dilakukan apabila terdapat Emiten atau Perusahaan Publik yang Pernyataan Pendaftarannya telah menjadi efektif dan memenuhi kriteria Efek Syariah atau apabila terdapat aksi korporasi, informasi, atau fakta dari Emiten atau Perusahaan Publik yang dapat menyebabkan terpenuhi atau tidak terpenuhinya kriteria Efek Syariah.

 

More Stories
Bank Danamon Dukung Pemerintah Atasi Covid 19