BNI Syariah Sinergi Dengan UIN Alauddin Makassar

BNI Syariah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan UIN Alauddin Makassar tentang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyediaan produk dan jasa layanan perbankan.

Penandatanganan kerjasama kedua lembaga dilakukan oleh SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah – Iwan Abdi dan Rektor UIN Alauddin Makassar – Musafir Pababbari bertempat di Gedung Rektorat UIN Alauddin, Makassar, kemarin, Rabu (20/2).

Menurut SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan – Iwan Abdi, dengan adanya kesepakatan ini, BNI Syariah berupaya memberikan kemudahan bagi seluruh civitas UIN Alauddin Makassar melalui layanan perbankan syariah diantaranya produk dana, produk pembiayaan, aplikasi digital serta kegiatan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Dalam kerjasama ini, lanjut Iwan, BNI Syariah memfasilitasi lebih dari 25 ribu civitas akademika UIN Alauddin Makassar dengan berbagai layanan, seperti penerimaan pembayaran biaya pendidikan, payroll untuk dosen dan pegawai, cash management yang didukung teknologi dan jaringan yang terintegrasi dengan BNI Induk seperti Elektronik Banking (SMS Banking, Internet Banking dan Mobile Banking), Tapcash, VCN (Virtual Card Number), call centre BNI 1500046, ATM di lebih dari 16.000 ATM BNI, dan lebih dari 1.584 Kantor Cabang BNI yang melayani transaksi syariah (SCO).

Selain itu, BNI Syariah menyediakan produk perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah seperti tabungan BNI iB Hasanah, BNI Baitullah iB Hasanah, serta pembiayaan fleksi umrah untuk dosen dan karyawan bekerjasama dengan travel rekanan, pembiayaan rumah melalui produk BNI Griya iB Hasanah serta Wakaf Hasanah. Sebagai Hasanah Banking Partner yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan dunia, BNI Syariah juga bekerjasama dengan UIN Alauddin Makassar memberikan beasiswa untuk mahasiswa/i Hafidz (penghafal) Qur’an.

Iwan menegaskan, universitas sebagai institusi pendidikan perlu didukung dalam membangun generasi muda yang merupakan aset bangsa dengan fasilitas yang menunjang, termasuk nyaman dalam transaksi keuangan, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik, prudent dan efektif. Melalui edukasi dan literasi keuangan syariah, maupun inklusi terhadap produk dan layanan perbankan syariah mahasiswa/i dapat mempersiapkan perencanaan keuangannya dengan baik dan tepat.

Halal Ecosystem akan terus ditumbuhkan dari sektor pendidikan karena mahasiswa/i menjadi aset sumber daya manusia untuk menciptakan generasi penerus yang berakhlak dan bermartabat,” ungkap Iwan.

Lebih lanjut Iwan mengatakan, “Alhamdulillah berkat sinergi dengan berbagai pihak dalam membangun halal ecosystem porsi DPK BNI Syariah meningkat. Per Desember 2018 mencapai Rp 35,50 triliun dengan jumlah rekening atau NoA mencapai lebih dari 3 juta tumbuh sebesar 20,82% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 29,38 triliun”.

Sebagai Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar merupakan kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur dan pada masa lalu pernah menjadi ibukota Negara Indonesia Timur dan Provinsi Sulawesi. Dengan total penduduk Makassar yang mencapai hampir 1,5 Juta jiwa dengan mayoritas memeluk agama Islam menjadi sumber daya dan potensi utama bagi pertumbuhan ekonomi syariah dan industri halal.

Dengan mempertimbangkan potensi daerah dan potensi ekonomi tersebut, maka BNI Syariah hadir untuk melayani kebutuhan perbankan syariah. Tercatat hingga saat ini BNI Syariah memiliki 12 outlet dan 61 Syariah Channeling Office (SCO) yaitu kantor Cabang BNI yang melayani transaksi syariah, demikian tutup Iwan Abdi.

 

 

More Stories
Both BRI Syariah tempat penukaran uang tunai di lapangan parkir IRTI Monumen Nasional, Jakarta
BRI Syariah Sediakan Uang Tunai Lebaran