2018: BPRS Artha Madani Lebih Fokus ke Pembiayaan UKM

BPRS Artha Madani menetapkan segmen pembiayaan UKM sebagai prioritas bisnis utama di tahun 2018 mendatang. Bahkan kebijakan  tersebut sudah mulai bergulir semenjak pertengahan 2017.

Menurut Direktur Utama BPRS Artha Madani – Cahyo Kartiko, pihaknya melakukan perubahan  strategi bisnis dengan menyasar segmen usaha  kecil, dan menengah (UKM) adalah  sesuai rencana jangka panjang BPRS Artha Madani guna meningkatkan layanan kepada pelaku usaha UKM.

“Kami bahkan menargetkan porsi pembiayaan UMKM ini bisa mencapai  80% dalam beberapa tahun ke depan,”  papar Cahyo Kartiko baru-baru ini di Bekasi, Jawa Barat.

Cahyo menyadari, bahwa fungsi utama BPRS adalah memang untuk mendukung segmen UKM  tersebut.

“UKM ini sangat tangguh.  Bahkan di saat  terjadi  krisis ekonomi, UKM ini bisa terus menggerakkan perekonomian. Karena itu, segmen UKM  ini menjadi prioritas kami ke depan. Apalagi potensi UKM ini masih sangat besar,” lanjut Cahyo sambil menambahkan, rasio pembiayaan bermasalah dari segmen UKM di BPRS Artha Madani tergolong sangat rendah, yaitu masih di bawah angka 1%.

Cahyo lalu menuturkan, sampai per Oktober 2017, portofolio pembiayaan UKM dari BPRS Artha Madani proporsinya adalah sebesar 40% dari total pembiayaan Rp 140 miliar. Sementara sisanya adalah pembiayaan nasabah berpendapatan tetap dari kalangan PNS. Kondisi inilah, lanjut Cahyo, yang akan di balik proporsinya pada tahun 2018 mendatang.

“Kami telah melakukan riset dan evaluasi pasar. Hasilnya ternyata masih banyak pelaku UKM di wilayah Bekasi yang masih belum mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan. Hal ini lah yang menjadi peluang bisnis bagi kami,” lanjut Cahyo.

Menurut Cahyo, BPRS Artha Madani berkomitmen memperkuat pembiayaan untuk segmen UKM ini, dikarenakan pembiayaan UKM bersifat produktif dan bisa meningkatkan perekonomian lokal. Hal ini sesuai dengan harapan BPRS Artha Madani untuk bisa turut mengangkat perekonomian di wilayah mereka beroperasi.

More Stories
Generali Luncurkan ROBO ARMS, Inovasi Auto Kendali Unit Link